SELAMAT DATANG DI DUA PELANGI

Senin, 10 Oktober 2011

Mencari Akar Pangkat Tiga Tanpa Kalkulator

Mencari akar pangkat tiga dari suatu bilangan menggunakan tabel
Tabel akar pangkat tiga :
Akar
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Bilangan Pangkat tiga
1
8
27
64
125
216
343
512
729
1000

Langkah:
·         Buang tiga angka terakhir lalu perhatikan sisanya
·         Cari akar pangkat tiga dari angka yang tersisa pada tabel
Cat:
Untuk angka 1-7 akar pangkat tiga-nya adalah 1
Untuk angka 8-26 akar pangkat tiga-nya adalah 2
Untuk angka 27-63 akar pangkat tiga-nya adalah 3
Begitu seterusnya seperti terlihat pada tabel, dan hasil dari akar tersebut sebagai angka puluhannya.
·         Perhatikan angka terakhir, lalu cari angka terakhir tersebut pada angka terakhir yang terdapat bi salah satu bilangan pangkat tiga pada Tabel, kemudian tarik ke hasil akar pangkat tiganya.
·         Hasil akar pangkat tiga tersebut sebagai angka satuannya
·         Selesai....
Contoh :
Tentukan akar pangkat tiga dari : 2197

Penyelesaian:
·       Tiga angka terakhir yaitu 197 dibuang, lalu sisanya adalah angka 2
·       Angka yang tersisa adalah 2 maka akar pangkat tiga-nya adalah 1, sehingga angka puluhannya adalah 1
·       Angka terakhir adalah 7, terlihat pada tabel bilangan pangkat tiga yang angka terakhirnya 7 adalah 27 dan akar pangkat tiga dari 27 adalah 3
·       Hasil akar pangkat tiganya adalah 3, maka 3 adalah angka satuannya
·       Angka puluhannya adalah 1, dan angka satuannya adalah 3 maka hasil akar pangkat tiga dari : 2197
adalah 13
Catatan :
Tidak semua bilangan dapat dicari akar pangkat tiganya dengan cara tersebut, hanya bilangan bilangan kubik saja yang bisa dicari dengan cara tersebut. Bilangan kubik adalah hasil pangkat tiga suatu bilangan.

2 komentar:

  1. inti ne kalau akar pangkat 3
    1 = 1
    8 = 2
    3 = 7
    4 = 4
    5 = 5
    6 = 6
    7 = 3
    8 = 2
    9 = 1

    BalasHapus
  2. Cara spikulasi anda maaf ya salah, coba berapa akar pangkat tiga dari 2917, 2117, 2097, 2447, dst hasilnya kan sama 13?Sedangkan anak SD, SMP atau SMA gak paham apakah bilangan tersebut dapat ditarik akar dengan hasil bilangan bulat. Perumusan dan konsep ini berasal dari mana? Mestinya setiap perumusan matematik itu ada refrensinya?

    BalasHapus